Surabaya – Penanganan HIV/AIDS di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar, bukan hanya dari sisi penanganan medis, tapi juga dari sisi sosial. Stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHIV/ODHA) dinilai masih kuat dan nyata dirasakan hingga hari ini. Salah satu organisasi yang memiliki fokus pada isu tersebut, Jaringan Indonesia Positif (JIP) mengungkapkan bahwa berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, hingga triwulan I tahun 2023, tercatat 13.279 kasus baru HIV dari total 1,2 juta lebih orang yang menjalani tes HIV. Dari jumlah tersebut, cakupan pengobatan antiretroviral (ARV) sudah mencapai 82% atau sekitar 10.924 orang. Namun, capaian tersebut dinilai belum cukup. Persoalan terbesar justru masih bergelayut di lapangan seperti kesetaraan, akses layanan, dan stigma sosial.